Description
5.Karakteristik Single Origin Coffee.
1.Jawa Barat (Ciwidey Pangalengan, Garut)
- •Karakter: Bright acidity, clean cup, fruity & floral notes (jeruk, berries, kadang teh).
- •Body: Light to medium.
- •Cocok untuk manual brew karena rasa segar dan bersih.
2. Jawa Tengah (Temanggung, Wonosobo)
- •Karakter: Lebih earthy, herbal, kadang ada spicy notes (tembakau, rempah).
- •Body: Medium to full.
- •Cocok untuk espresso blend, memberi karakter bold dan pekat.
3.Jawa Timur (Ijen, Dampit)
- •Karakter: Balance antara acidity dan body, dengan notes cokelat, karamel, kadang nutty.
- •Body: Medium.
- •Rasa cenderung smooth, ramah untuk berbagai metode seduh.
4.Sumatra (Gayo, Mandheling, Lintong)
- •Karakter: Earthy, herbal, kadang woody, dengan low acidity.
- •Body: Full, tebal, pekat.
- •Cocok untuk espresso yang strong dan campuran dengan susu.
5.Sulawesi (Toraja, Enrekang, Kalosi)
- •Karakter: Complex, ada balance antara herbal, spicy, dan fruity.
- •Body: Medium to full.
- •Aftertaste panjang, kadang ada nuansa winey.
6.Flores (Bajawa, Manggarai)
- •Karakter: Sweet, chocolaty, kadang ada herbal dan nutty notes.
- •Body: Medium to full.
- •Acidity lebih rendah, cocok untuk espresso maupun manual brew.
7.Ethiopia (Yirgacheffe, Sidamo, Harrar)
- •Karakter: Fruity & floral yang kuat (jeruk, berries, bunga melati).
- •Body: Light to medium.



